Wednesday, September 14, 2011

Vitamin C dari Buah Lebih Mudah Diserap

suplemen vitamin cSuplemen memang memberikan kemudahan untuk mendapatkan vitamin C dalam dosis tinggi. Namun mendapatkan vitamin C langsung dari buah segar lebih dianjurkan, karena lebih mudah diserap dan mampu bertahan lebih lama di dalam tubuh.

Selain itu, makan buah juga memberikan manfaat yang lebih banyak dibanding minum suplemen karena buah tidak hanya mengandung vitamin C. Di samping vitamin, buah-buahan mengandung serat dan senyawa fitokimia lainnya yang penting bagi tubuh.

Pakar gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr Fiastuti Witjaksono, MS, SpGK menyampaikan hal itu dalam media workshop di Restoran Merah Delima, Kebayoran Baru, Selasa (3/5/2011), yang diselenggarakan oleh pemasar buah Kiwi asal Selandia Baru, Zespri (R).

"Untuk bisa diserap oleh tubuh, vitamin C butuh lingkungan yang mendukung. Buah memiliki lingkungan semacam itu karena mengandung komponen lain seperti serat dan berbagai fiktokimia," ungkap Dr Fiastuti.

Sebuah eksperimen pada mencit yang dilakukan para ilmuwan di Otago University menunjukkan, vitamin C dari buah bisa diserap 5 kali lebih cepat dibanding suplemen vitamin C. Bioavailibilitas atau kadar vitamin C di dalam tubuh juga bertahan lebih lama ketika diberikan dalam bentuk buah.

Dalam penelitian tersebut, buah yang digunakan adalah buah Kiwi atau Chinese Gooseberry. Dibandingkan jenis buah lainnya, Kiwi termasuk jenis buah dengan kandungan vitamin C paling tinggi yakni 105,4 mg dalam tiap 100 g daging buah yang siap dimakan (edible flesh).

Di dalam tubuh manusia, vitamin C diperlukan sebagai antioksidan. Normalnya seseorang membutuhkan asupan vitamin C sebanyak 45 mg/hari, sedangkan pada kondisi tertentu misalnya ibu hamil butuh 60 mg/hari dan pada masa menyusui butuh 85 mg/hari.

Vitamin C dibutuhkan dalam kadar lebih banyak lagi jika seseorang sering terpapar polusi dari lingkungan, terutama bagi yang hidup di kota-kota besar. Polusi yang tinggi memicu radikal bebas, pemicu kanker yang bisa ditangkal dengan antioksidan.
Baca Selengkapnya - Vitamin C dari Buah Lebih Mudah Diserap

Tuesday, September 13, 2011

Ini Dia Penangkal Kanker

alpukatkanker masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar masyarakat. Tapi ada beberapa nutrisi yang bisa jadi penangkal kanker. Apa saja?

Menurut World Cancer Research Fund (WCRF) dan American Institute for Cancer Research (AICR), makanan nabati menawarkan efek perlindungan terhadap berbagai kanker, seperti kanker perut, esofagus (kerongkongan), usus besar (kolon), rektum, pankreas, hati, ovarium, endometrium dan kelenjar prostat.

Para ahli menyatakan bahwa seseorang yang menderita kanker harus fokus pada makanan sehat yang tinggi protein dan kalori untuk menyediakan energi. Selama pengobatan kanker yang mencakup prosedur seperti radiasi, terapi hormon, kemoterapi dan operasi, sangat penting untuk mempertahankan energi dan sistem kekebalan tubuh sehat untuk melawan penyakit.

Berikut beberapa makanan yang dapat menangkal kanker dan juga dapat meringankan penderita kanker, seperti dilansir Lifemojo, Rabu (25/5/2011):

1. Alpukat
Buah ini kaya akan glutathione, yaitu antioksidan kuat yang menyerang radikal bebas dalam tubuh dengan menghalangi penyerapan lemak tertentu. Alpukat juga menyediakan potasium (lebih dari pisang) dan merupakan sumber yang kuat dari beta-karoten.

2. Wortel
Penelitian telah menemukan bahwa falcarinol, alkohol lemak, ditemukan dalam wortel dapat mengurangi risiko kanker. Selain itu, beta karoten dalam wortel membantu mengurangi risiko berbagai kanker termasuk paru-paru, mulut, tenggorokan, perut, usus, kandung kemih, prostat dan payudara. Menurut para peneliti di Danish Institute of Agricultural Sciences (Dias), sel-sel kanker yang terisolasi tumbuh lebih lambat bila terkena falcarinol.

3. Cabai
Sayuran ini mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin yang dapat menetralkan zat penyebab kanker tertentu (nitrosamin) dan dapat membantu mencegah kanker perut.

4. Tomat
Tomat mengandung lycopene, antioksidan yang dikenal untuk anti-kanker. Penelitian terbaru telah membuktikan bahwa peningkatan konsumsi lycopene dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara, prostat, pankreas dan kanker kolorektal. Satu studi di Harvard University menemukan bahwa pria yang makan tomat dua kali seminggu dapat mengurangi risiko kanker prostat 3 kali lipat dibanding laki-laki yang tidak mengonsumsi tomat.

5. Produk kedelai
Ini adalah makanan kaya nutrisi terutama beberapa jenis phytoestrogen yang dapat membantu mencegah kanker payudara dan kanker prostat dengan memblokir dan menekan perubahan kanker.

6. Kunyit
kunyit mengandung curcumin, yaitu bahan utama dalam masakan India. Curcumin adalah pelawan kanker yang potensial. Penelitian telah menunjukkan bahwa hal itu dapat menekan transformasi, proliferasi dan invasi sel kanker.

7. Anggur
Anggur mengandung bioflavonoid, yaitu antioksidan kuat yang bekerja sebagai pencegah kanker. Anggur juga merupakan sumber kaya resveratrol, sebuah fenol alam yang menghambat enzim yang dapat merangsang pertumbuhan sel kanker dan menekan respons kekebalan.

8. Buah berri
Buah-buahan ini kaya akan asam ellagic, salah satu antioksidan yang paling kuat yang membantu dalam mencegah pertumbuhan sel kanker. Studi di Ohio State University menunjukkan bahwa hewan yang diet yang dilengkapi dengan beri hitam mengalami penurunan 60 persen dalam tumor kerongkongan dan pengurangan sampai 80 persen pada tumor usus besar.

9. Teh hijau
Teh hijau kaya polifenol yang diketahui untuk mencegah sel kanker. Menurut sebuah laporan dalam edisi Juli 2001 Journal of Cellular Biochemistry, polifenol yang berlimpah dalam teh hijau, anggur merah dan minyak zaitun dapat melindungi terhadap berbagai jenis kanker.
Baca Selengkapnya - Ini Dia Penangkal Kanker

Monday, September 12, 2011

Jalan Cepat Bisa Lawan Prostat

Jalan CepatKanker prostat merupakan jenis kanker yang ditakuti oleh laki-laki. Tapi studi menunjukkan laki-laki yang baru didiagnosis kanker prostat bisa mencegah perkembangan pernyakitnya dengan melakukan jalan cepat.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti diketahui orang-orang yang berjalan dengan menggunakan kekuatan (jalan cepat) selama setidaknya 3 jam seminggu bisa mengurangi kanker yang akan tumbuh dan menyebar di beberapa tahun mendatang.

Para ahli mengungkapkan hal itu menunjukkan bahwa menjaga tubuh tetap aktif bisa meningkatkan kesehatan. Tapi studi yang dilaporkan dalam jurnal Cancer Research memperingatkan bahwa berjalan biasa tidak memiliki efek yang sama.

Peneliti dari University of California San Francisco mengamati 1.455 orang yang sebagian besar berusia 60-an tahun yang didiagnosis terkena kanker prostat terlokalisasi (belum menyebar ke bagian tubuh lain).

Partisipan ini diminta memberitahu berapa banyak latihan yang dilakukan dan apa tipenya. Selama 31 minggu peneliti menganalisa partisipan termasuk kekambuhan penyakit, terjadinya tumor tulang dan kematian akibat kanker prostat.

Peneliti menemukan bahwa laki-laki yang berjalan cepat setidaknya selama 3 jam seminggu memiliki kemungkinan lebih kecil untuk terkena salah satu dari komplikasi tersebut.

"Tampaknya laki-laki yang berjalan cepat setelah didiagnosis dapat menunda atau bahkan mencegah perkembangan penyakit tersebut. Manfaat dari berjalan ini tergantung pada seberapa cepat Anda berjalan," ujar kepala penelitian Erin Richman, seperti dikutip BBCNews, Rabu (25/6/2011).

Richman menuturkan berjalan adalah sesuatu yang bisa dilakukan oleh semua orang, tapi berjalan santai tampaknya tidak memiliki manfaat untuk hal ini. Karena ilmuwan percaya berjalan cepat bisa mempengaruhi perkembangan kanker dengan mengubah kadar protein tertentu yang telah terbukti di laboratorium berfungsi mendorong pertumbuhan kanker.

Hasil studi ini masih harus dilanjutkan untuk memastikan apakah hasilnya bisa diterapkan pada semua pasien kanker prostat atau tidak. Namun para pasien tetap disarankan untuk memiliki gaya hidup sehat yang meliputi aktivitas fisik serta berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan aktivitas baru.
Baca Selengkapnya - Jalan Cepat Bisa Lawan Prostat

Sunday, September 11, 2011

Tanda-tanda Orang Gampang Kena Kanker Kulit

Kanker KulitMenipisnya lapisan ozon di atmosfer dapat meningkatkan risiko kanker pada semua orang. Namun secara individual, beberapa orang punya kebiasaan dan faktor risiko yang membuatnya lebih rentan dari yang lain untuk menderita kanker kulit.

Beberapa kebiasaan dan faktor risiko yang bisa membuat orang lebih rentan kanker kulit adalah sebagai berikut seperti dikutip dari Menshealth.com, Kamis (26/5/2011).

1. Suka memakai celana pendek
Dermatolog dari MensHealth, Adnan Nasir, MD mengatakan betis bagian belakang merupakan tempat yang sering diserang kanker kulit. Bagian ini juga sulit dilindungi dengan tabir surya, karena sering bergesekan dengan paha saat dalam posisi duduk.

"Saat berjalan di bawah sinar matahari, radiasi sinar ultraviolet akan meningkatkan risiko kanker di bagian ini," ungkap Dr Nasir.

2. Sering bawa mobil
Sering bepergian dengan mengendarai mobil pribadi bisa meningkatkan risiko kanker di daerah punggung tangan. Alasannya sederhana, ketika memegang setir mobil maka bagian tersebut paling banyak terkena sinar matahari secara langsung karena kaca mobil bagian depan jarang dilapisi filter.

3. Memiliki potongan rambut pendek
Saat memakai topi, kulit wajah memang terlindung tapi biasanya telinga tetap kepanasan. Kulit di bagian atas telinga termasuk salah satu lokasi yang rentan diserang kanker, sehingga beruntunglah orang yang suka memanjangkan rambut karena bagian ini akan selalu terlindung.

4. Suka merokok
Racun dalam rokok bisa mencapai peredaran darah hanya dalam beberapa detik. Karena diedarkan ke seluruh bagian tubuh, racun rokok yang merupakan karsinogen (pemicu kanker) bisa memicu kanker di mana saja termasuk di kulit yang juga memiliki banyak pembuluh darah.

5. Berpenghasilan tinggi
Sebuah penelitian di Belanda yang dilakukan selama 16 tahun menunjukan status ekonomi berhubungan dengan risiko kanker kulit, karena gaya hidupnya berbeda. Makin tinggi penghasilannya, makin sering berlibur dan berolahraga di bawah terik matahari seperti main tennis dan golf sehingga lebih rentan kena kanker kulit.

6. Mengonsumsi obat tidur
Dalam penelitian di Journal of Sleep Research tahun 2008, Prof Daniel Kripke dari University of California menunjukkan bahwa konsumsi obat tidur bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Beberapa senyawa yang terkandung di dalamnya bisa memicu kerusakan kromosom dan menjadi kanker.

7. Punya kutil
Orang-orang yang memiliki 2 hingga 3 jenis HPV atau Human Papilloma Viruses (virus penyebab kutil dan kanker serviks) memiliki risiko kanker kulit 1,4 kali lebih tinggi dari orang yang tidak memiliki HPV sama sekali. Menurut penelitian di Dartmouth Medical School, manusia bisa terinfeksi lebih dari 40 varian HPV.

8. Punya tahi lalat
Risiko kanker kulit terutama melanoma meningkat 2,5 hingga 5 persen pada pemilik tahi lalat, baik yang sudah ada sejak lahir maupun baru tumbuh saat dewasa. Tidak semua jenis tahi lalat meningkatkan risiko, namun jika punya banyak tahi lalat dianjurkan lebih sering memeriksakan kulitnya.

9. Rambutnya berwarna merah
Secara genetik, pemilik rambut berwarna merah (redhead) memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker kulit. Pemicunya adalah kelebihan pigmen atau zat warna merah pada rambut, yang disebut phaomelanin.

10. Memiliki kulit berbintik dan mata pucat
Dr jennifer Stein dari New York University mengatakan, warna mata yang agak pucat bukan faktor risiko independen pada kanker kulit. Namun jika kulitnya juga pucat dan berbintik (freckles), maka efeknya sama seperti pada pemilik rambut merah.
Baca Selengkapnya - Tanda-tanda Orang Gampang Kena Kanker Kulit

Saturday, September 10, 2011

11 Gejala Kanker yang Tak Boleh Diabaikan

rokok kankeryang menjadi momok bagi banyak orang. Namun kanker masih bisa ditangani bila didiagnosa sejak awal. Untuk itu, ada beberapa gejala kanker yang perlu diwaspadai dan tidak boleh diabaikan.

Gejala-gejala awal kanker sering diabaikan oleh pasien karena dianggap bisa hilang dengan sendirinya. Padahal semakin dini kanker dideteksi, maka semakin besar harapan hidup pasien.

Setidaknya adal 11 gejala kanker yang tidak boleh diabaikan, seperti dilansir Lifemojo, Sabtu (11/6/2011):

1. Berat badan turun secara tak terduga
Banyak wanita akan senang menurunkan berat badan tanpa harus olahraga atau diet ketat, tetapi ini mungkin berubah menjadi gejala kanker kecuali tidak disebabkan oleh kelenjar tiroid hiperaktif. Oleh karena itu, penurunan berat badan yang tak terduga dan tidak disengaja tidak boleh diabaikan.

2. Kembung
Kembung begitu umum dirasakan oleh banyak orang, tapi kalau kembung dirasakan terus-menerus untuk jangka waktu yang lebih lama, maka itu adalah sesuatu yang tidak boleh diabaikan. Waspadai gejala lain seperti nyeri panggul, masalah kencing, inkontinensia (ketidakmampuan mengontrol BAB) dan perasaan kenyang bahkan tanpa makan banyak. Gejala-gejala ini dapat menunjukkan gejala kanker ovarium.

3. Perubahan pada payudara
Untuk meningkatkan kesadaran kanker payudara, banyak wanita sekarang telah mengembangkan kebiasaan pemeriksaan diri. Mereka biasanya mencari benjolan, tapi ini bukan satu-satunya gejala. Wanita juga harus berhati-hati kemerahan dan penebalan kulit payudara. Ruam selama beberapa minggu akan memerlukan perhatian medis.

4. Perdarahan yang tidak biasa
Jika Anda mengalami perdarahan yang tidak biasa di antara periode menstruasi, maka itu tidak boleh diabaikan. Sayangnya, banyak wanita premenopause cenderung mengabaikan ini. Hal ini dapat merupakan gejala kanker rahim, endometrium atau kolorektal. Jika darah muncul dalam air seni atau kotoran maka bisa lebih dari sekedar wasir. Hal ini dapat menandakan kanker usus besar, kandung kemih atau ginjal.

5. Perubahan kulit
Hati-hati pada perubahan kulit seperti pigmentasi berlebih, perdarahan atau pembentukan tahi lalat baru. Ini bisa menjadi gejala kanker kulit.

6. Kesulitan menelan
Kesulitan dalam menelan makanan atau tidak nyaman setelah menelan makanan, jika terus terjadi selama beberapa hari, maka harus mendapat perhatian dokter. Ini mungkin menunjukkan kanker kerongkongan.

7. Perubahan di dalam mulut
Jika Anda seorang perokok atau mengonsumsi segala bentuk tembakau, maka Anda akan perlu memeriksa setiap bercak putih di lidah dan bagian dalam mulut. Hal ini dapat menjadi tanda kanker mulut atau leukoplakia.

8. Sakit terus-menerus
The American Cancer Society menyatakan bahwa setiap rasa sakit terus-menerus atau sakit di dalam tubuh harus diperiksa sebagai gejala kanker, meskipun semua rasa sakit tidak selalu menunjukkan perkembangan kanker.

9. Perubahan pada kelenjar getah bening
Jika terjadi pembesaran kelenjar getah bening di leher atau di ketiak dan berlangsung selama lebih dari satu bulan, maka perlu mendapat perhatian medis.

10. Demam dan batuk terus-menerus
Bila demam dan batuk terjadi secara terus-menerus namun tidak disebabkan karena influenza atau infeksi lainnya, maka itu bisa menjadi gejala leukemia atau limfoma. Batuk dapat menyertai flu dan pilek atau demam, tetapi jika batuk tetap berlangsung selama lebih dari 3 minggu, maka tidak boleh diabaikan.

11. Perubahan testis
Kanker testis banyak terjadi pada pria yang pada kelompok usia 20 hingga 39 tahun. Pemeriksaan diri pada testis secara teratur perlu dilakukan dan setiap perubahan dalam penampilan tidak boleh diabaikan.
Baca Selengkapnya - 11 Gejala Kanker yang Tak Boleh Diabaikan

Friday, September 9, 2011

Mandi Matahari Cegah Penyakit Jantung

napasTerlalu banyak berdiam di dalam rumah atau kantor bisa membuat Anda mengalami bermacam penyakit termasuk jantung akibat kekurangan vitamin D. Tapi dengan mandi matahari di pagi dan sore hari penyakit jantung bisa dicegah.

Penyakit jantung, stroke, kanker merupakan penyakit mematikan yang telah membunuh jutaan orang di dunia, termasuk Indonesia.

Tapi menurut dr Phaidon L Toruan, MM dengan mandi atau berjemur matahari di bawah jam 10 pagi atau setelah jam 15 (jam 3 sore) bisa menjadi salah satu cara mencegah penyakit mematikan tersebut.

Perlu diingat jam aman mandi matahari di atas, dan sebaiknya hindari berjemur matahari antara jam 10.00-14.00 karena paparan ultra violet dari sinar matahari pada waktu tersebut termasuk paling tinggi dan memiliki solar energy sangat besar.

Mengapa mandi matahari pagi dan sore bisa mencegah penyakit jantung?


dr Phaidon menuliskan bahwa matahari merupakan sumber utama untuk vitamin D. Melansir apa yang dikatakan John Jacob, pendiri Vitamin D Councel, menurut dr Phaidon berbagai penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D memainkan peranan dalam berbagai macam penyakit termasuk kanker, penyakit jantung, hipertensi, penyakit autoimun, diabetes, depresi, arthritis, osteoporosis, dan banyak lagi.

Apalagi lanjut dr Phaidon, ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Giovannucci dan rekan yang dipublikasikan pada Archives of Internal Medicine bulan Juni 2008. Penelitian itu menunjukkan bahwa pria dengan kadar vitamin D rendah memiliki risiko 2,42 kali lebih besar terkena serangan jantung.

Data American Heart Association tahun 2008, di Amerika Serikat menunjukkan setiap tahun terdapat 920.000 orang terkena serangan jantung dan 157.000 orang diantaranya meninggal karena serangan jantung. Tren ini sudah mulai diikuti oleh Indonesia, terlihat dari angka kematian akibat serangan jantung semakin meningkat.

"Kalau kita menggabungkan kedua data tersebut, maka seandainya status vitamin D diperbaiki, maka jumlah kematian yang bisa dicegah mencapai 92.500 orang. Lumayan. Bayangkan apa artinya kalau semua kematian yang bisa dicegah tersebut adalah para eksekutif, professional, pejabat yang berpengaruh. Cuma gara-gara vitamin D saja," jelas dr Phaidon seperti dikutip dari tulisannya, Kamis (3/2/2011).

Menurut dr Phaidon, vitamin D juga ternyata berperan besar dalam mencegah kanker. Dalam suatu penelitian, Holick dan rekan menemukan bahwa wanita yang mengalami kekurangan vitamin D, mengalami peningkatan risiko terkena kanker usus sebesar 253 persen.

Selain itu, vitamin D juga ternyata mencegah stroke. Pada suatu penelitian yang dipublikasikan bulan September 2008 di jurnal Stroke, meneliti 3316 pasien yang dicurigai memiliki masalah dengan arteri koroner selama 7,75 tahun. Hasilnya, ternyata untuk setiap penurunan kadar vitamin D, terdapat peningkatan risiko stroke sampai 86 persen.

"Kadar vitamin D yang dimaksud dalam tulisan ini adalah kadar vitamin D dalam darah 25(OH)D yang kadar normalnya adalah sekitar 30-50 ng/ml," jelas dr Phaidon yang juga merupakan sports scientist Badan Tim Nasional PSSI 2010.

Secara teknis, lanjut dr Phaidon, vitamin D sebetulnya bukanlah vitamin. Menurut struktur kimianya vitamin D memiliki bentuk sendiri. Produk turunan vitamin D, calcitriol, sebetulnya adalah secosteroid hormone, yang merupakan kunci untuk membuka gembok genom manusia. Genom manusia memiliki 2.700 situs ikatan untuk calcitriol, yang semua situs ikatan ini terlibat dalam hampir semua penyakit utama manusia.

Bagaimana solusinya?


Untuk orang di negara 4 musim yang jarang kena matahari, sebaiknya mengkonsumsi 1000 IU vitamin D di musim dingin dan saat tidak ada matahari. Sedangkan bagi yang tinggal di Indonesia cukup dengan mandi matahari, sambil jalan pagi.

"Hanya dengan 20-30 menit mandi matahari, kita sudah mendapat 10.000 IU vitamin D. Gratis dari Tuhan. Efek lainnya adalah pembakaran lemak tubuh yang optimal apabila kita berjalan pagi dengan perut kosong," lanjut dr Phaidon.

Menurut dr Phaidon, sangat memprihatinkan bila orang yang tinggal di daerah tropis dengan berlimpah sinar matahari harus kekurangan vitamin D, khususnya yang tinggal di perkotaan.

"Saat ini kita yang hidup di negara tropis malah kekurangan vitamin D, akibat terlalu banyak berdiam di kantor atau ruangan tertutup. Saat berangkat menggunakan mobil atau kalaupun memakai motor, banyak mengenakan jaket sehingga tidak terkena paparan matahari," tutup dr Phaidon.
Baca Selengkapnya - Mandi Matahari Cegah Penyakit Jantung

Thursday, September 8, 2011

Bugar Tidak Sama dengan Sehat

gowesTingginya polusi udara terutama di kota-kota besar merupakan ancaman tersendiri bagi pengendara sepeda angin atau pegowes. Meski bugar karena rajin menggowes, risiko kanker dan serangan jantung tetap membayangi jika dampak radikal bebas tidak diantisipasi.

"Harus dibedakan antara kesehatan dengan kebugaran. Atlet yang rajin latihan pasti punya tubuh yang bugar, tapi banyak juga yang meninggal saat pertandingan karena tidak sehat," ungkap Dr Phaidon L Toruan, MM, pakar hidup sehat saat dihubungi detikHealth, Rabu (29/12/2010).

Hal yang sama juga berlaku pada pegowes yang setiap hari mengendarai sepeda di tengah keramaian lalu lintas beserta polusi yang ditimbulkannya. Terus meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang beredar di jalanan merupakan ancaman tersendiri bagi para pegowes.

Emisi gas karbon monoksida (CO) dan berbagai polutan lain dapat memberikan dampak langsung bagi kesehatan berupa infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sesak napas dan alergi. Sementara dampak tidak langsungnya adalah radikal bebas, yang jika berikatan dengan kolesterol dapat memicu penyumbatan pembuluh darah.

Pembuluh darah yang tersumbat bisa memicu dampak yang sangat beragam, mulai dari serangan jantung hingga stroke. Dampaknya bisa lebih menakutkan bagi pria, karena penyumbatan pembuluh darah yang menuju penis bisa memicu disfungsi ereksi.

Selain membahayakan jantung dan pembuluh darah, radikal bebas yang berasal dari polusi udara juga diketahui sebagai salah satu faktor pemicu kanker terutama di saluran napas. Dampak lainnya adalah kerusakan sel yang makin cepat, yang memicu berbagai gejala penuaan dini seperti kulit kusam dan keriput.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Dr Phaidon menyarankan para pegowes untuk selalu mengenakan masker sebagai penutup hidung. Bagi yang bersepeda ke tempat kerja, dianjurkan untuk berangkat pagi-pagi sekali ketika udara masih segar karena lalu lintas belum terlalu padat.

Sebagai penangkal radikal bebas, diet yang sehat juga perlu diterapkan antara lain dengan memperbanyak asupan serat dan antioksidan. Kedua zat yang bisa mengurangi risiko kanker itu bisa didapatkan terutama dari sayur dan buah-buahan.
Baca Selengkapnya - Bugar Tidak Sama dengan Sehat

Wednesday, September 7, 2011

Dedaunan yang Bisa Mengatasi Kurang Darah

hijauSemua jenis sayuran hijau pada dasarnya bermanfaat untuk meningkatkan produksi sel darah merah atau hemoglobin (Hb) dan mencegah anemia atau kurang darah. Beberapa di antaranya bahkan terbukti bisa menggantikan suplemen penambah darah.

Anemia merupakan kondisi kekurangan sel darah merah, yang mengakibatkan transportasi oksigen ke otak dan jaringan lainnya tidak lancar. Dampaknya adalah sering merasa pusing, tubuh cepat letih, pikiran susah konsentrasi dan wajah tampak lebih pucat.

Menurut penelitian, kandungan zat besi dalam sayuran hijau mampu meningkatkan produksi sel darah merah atau hemoglobin (Hb). Dari sekian banyak sayuran hijau, ada beberapa yang secara tradisional digunakan sebagai obat untuk mengatasi kurang darah.

Jenis-jenis sayur atau dedaunan tersebut adalah sebagai berikut seperti dikutip dari Nigerian Tribune, Senin (4/4/2011).

1. Daun jambu
Manfaat jambu biji atau guava bukan hanya terletak pada buahnya yang bisa meningkatkan sel-sel trombosit pada penderita demam beradarah dengue. Daunnya juga mempengaruhi pembentukan sel darah, khususnya hemoglobin pada penderita kurang darah.

Dalam tradisi orang Afrika, rebusan daun jambu biji diminum untuk mengatasi anemia. Penelitian di University of Calabar membuktikan bahwa pengaruhnya terhadap peningkatan hemoglobin cukup signifikan dan tidak menimbulkan efek samping pada ginjal.

2. Daun ubi jalar
Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Medicine and Biomedical Research tahun 2007 terungkap, ekstrak daun ubi jalar mampu meningkatkan aktivitas organ-organ yang terlibat dalam pembentukan sel darah merah antara lain hati dan sumsum tulang belakang.

3. Daun rumput kambing
Babadotan (Ageratum Conyzoides) atau dikenal juga dengan nama rumput kambing (Billy-goat weed) mudah ditemukan di mana saja, termasuk di pekarangan. Tanaman semacam rumput yang berbunga putih ini sebenarnya termasuk gulma atau tanaman pengganggu bagi petani.

Karena mengandung senyawa antibakteri, warga sering menggunakannya untuk mengobati luka. Selain itu, sebuah penelitian dalam Nigerian Journal of Physiological Sciences membuktikan daunnya kaya akan zat besi sehingga ekstraknya bisa mengobati kurang darah.

4. Daun labu
Berbagai studi menunjukkan ekstrak daun labu cukup efektif meningkatkan regenerasi hemoglobin dengan cara menstabilkan membran sel darah. Dalam uji klinis terbatas pada 30 wanita hamil di wilayah pedesaan di Afrika, ekstrak tersbeut secara signifikan mampu meningkatkan kadar zat besi ketika diberikan bersama-sama dengan telur dan susu 3 kali/hari selama 7 hari.
Baca Selengkapnya - Dedaunan yang Bisa Mengatasi Kurang Darah

Tuesday, September 6, 2011

Wortel dan Ubi Jalar Bisa Obati Kanker Payudara

WortelBanyak bahan-bahan alami yang diklaim bisa menyembuhkan kanker, meski tidak semuanya bisa dibuktikan secara ilmiah. Wortel dan ubi jalar termasuk bahan alami yang terbukti mampu menghambat pertumbuhan kanker khususnya kanker payudara.

Kandungan wortel dan ubi jalar yang berkhasiat sebagai antikanker adalah asam retionat, yakni turunan vitamin A yang juga bermanfaat bagi kesehatan mata. Pada sel-sel kanker, senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan dan penyebarannya di jaringan payudara.

Senyawa tersebut bekerja dengan mengikat reseptor tertentu yang berperan dalam pembelahan diri sel-sel kanker. Ketika reseptor tersebut berikatan dengan asam retinoat, pertumbuhan sel kanker akan terhambat sehingga tidak akan bertambah besar.

Temuan ini terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Sandra Fernandez, ilmuwan dari Fox Chase baru-baru ini. Dalam penelitian tersebut, Fernandez mereaksikan asam retinoat ke beberapa kultur jaringan di laboratorium yang masing-masing mewakili tahap-tahap pertumbuhan knaker.

Kultur pertama mewakili sel normal manusia, sedangkan kultur kedua mewakili sel yang terpapar karsinogen atau pemicu kanker. Kultur ketiga berisi sel-sel yang invasif atau tumbuh secara tidak normal dan berikutnya adalah sel tumor yang sebenarnya dengan karakteristik mirip kanker payudara.

Hasil eksperimen tersebut menunjukkan, asam retinoat yang banyak terkandung dalam wortel dan ubi jalar mampu menghambat sel kanker. Namun efektivitasnya lebih terlihat pada kanker payudara stadium awal, ketika sel-selnya belum terlalu invasif atau menyebar.

"Tampaknya asam retinoat sudah tidak terlalu memberikan manfaat jika kanker payudara sudah berkembang terlalu parah," ungkap Fernandez dalam konferensi tahunan American Association for Cancer Research (AACR) pekan lalu, seperti dikutip dari Medindia (6/4/2011).
Baca Selengkapnya - Wortel dan Ubi Jalar Bisa Obati Kanker Payudara

Monday, September 5, 2011

Buah dan Sayur Pelawan Kolesterol Jahat

delimaKadar kolesterol tinggi dalam darah dapat menjadi faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Kebanyakan penyebab kolesterol tinggi adalah dari makanan, tapi buah dan sayur berikut justru bagus untuk menurunkan kolesterol jahat.

Kolesterol adalah zat lemak yang ditemukan dalam darah dan sel-sel tubuh, dan merupakan nutrisi penting yang diperlukan tubuh manusia untuk menjalankan fungsi utamanya. Menurut American Heart Association (AHA), kolesterol digunakan untuk membentuk membran sel dan hormon.

Tapi kebanyakan kolesterol bisa menimbulkan beragam penyakit saat kolesterol menjadi jahat. Dr Kasim Rasjidi, SpPD-KKV, DTM&H, MCTM, MHA, SpJP, FIHA yang pernah dihubungi detikHealth mengatakan seseorang memiliki kadar kolesterol normal jika ukurannya 160-200 mg, sedangkan masuk kondisi berbahaya jika sudah di atas 240 mg karena bisa menyebabkan stroke.

Berikut beberapa buah dan sayur yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh, seperti dilansir Livestrong, Selasa (12/4/2011):

1. Buah delima (pomegranate)
Buah delima adalah antioksidan super yang membantu menjaga tubuh terhadap kerusakan akibat radikal bebas karena faktor metabolisme dan lingkungan. Menurut buku Cholesterol Cures, jus delima dapat memperlambat proses oksidasi kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein atau kolesterol jahat) sebanyak 40 persen, dengan demikian menurunkan penumpukan dalam darah dan arteri.

Buah delima juga kaya akan polifenol, yaitu flavonoid yang hadir sebagai pengecil kolesterol umum seperti yang terdapat pada teh hijau.

2. Buah lemon
Lemon merupakan sumber kaya pektin, yang membantu dalam menurunkan kolesterol oleh moderator baik penyerapan lemak dan gula. Lemon juga menyediakan jumlah vitamin C yang cukup banyak. Jika Anda secara teratur mengkonsumsi jus lemon, mungkin membantu untuk membakar 30 persen lebih lemak disertai dengan olahraga teratur.

3. Tomat
Salah satu nutrisi yang terkandung dalam tomat adalah 9-okso-oktadekadioneat, senyawa yang mampu mengartasi dislipidemia atau ketidaknormalan kadar lemak dalam darah. Kadar lemak yang tidak normal di dalam pembuluh darah merupakan faktor risiko serangan jantung. Tomat juga dapat membantu menurunkan kolesterol dalam darah.

4. Anggur ungu
Studi di Coronary Thrombosis Research Laboratory, University of Wisconsin Medical School menemukan bahwa anggur ungu dapat memperbaiki fungsi endotel pada 15 pasien dengan penyakit arteri koroner. Peningkatan tersebut berteori bahwa flavonoid dalam jus anggur ungu menghambat aktivitas platelet akibat kolesterol, yaitu zat di dalam darah yang membantu darah menggumpal, dapat berkontribusi bagi perkembangan serangan jantung dengan mengumpulkan pada plak arteri.
Baca Selengkapnya - Buah dan Sayur Pelawan Kolesterol Jahat

Sunday, September 4, 2011

Lompatlah Agar Tulang Kuat

LompatLompatlah Agar Tulang Kuat - Ingin punya tulang kuat dan padat agar struktur tubuh bagus? Banyak upaya yang bisa dilakukan dan salah satu cara termudah untuk mendapatkannya adalah dengan cara melompat. Kok bisa?

Ya, untuk mendapatkan dan meningkatkan kekuatan tulang bisa dengan cara melompat secara berulang-ulang yang dilakukan dalam rutinitas mingguan.

Dikutip dari The New York Times, Sabtu (18/12/2010) penelitian terbaru menemukan bahwa melompat secara teratur sebagai bagian dari olahraga bisa meningkatkan densitas (massa) tulang terutama pada orang dewasa.

Sebuah studi yang dilakukan di Jepang melaporkan massa tulang meningkat setelah melompat sebanyak 40 kali per minggu.

Sedangkan studi lain yang dilakukan Christian Snow dari Oregon State University dan dilaporkan dalam Journal of Gerontology: Medical Sciences tahun 2000 menemukan perempuan dengan massa tulang memadai dan melompat sebanyak 50 kali sehari mendapatkan peningkatan massa tulang yang signifikan selama periode lima tahun.

Selain itu juga dilakukan dengan latihan gabungan secara teratur bisa lebih meningkatkan kepadatan tulang. Latihan gabungan disini adalah dengan melakukan jongkok dan menekuk lutut serta duduk dan bangkit dari kursi.

Latihan ini bisa memperkuat tubuh sebelum melakukan lompatan. Kegiatan lainnya yang dikaitkan dengan massa tulang lebih tinggi pada perempuan lansia adalah berjalan cepat.

Melompat secara teratur juga memiliki manfaat lain bagi tubuh yaitu meningkatkan keseimbangan. Dengan keseimbangan tubuh yang baik akan membuat seseorang terhindar dari jatuh, sehingga menjaga tulang agar tidak patah. Serta memberikan stabilitas yang lebih baik serta membantu mengurangi rasa sakit dari artritis.

Tulang yang kuat bisa membantu melindungi organ-organ vital di dalam tubuh serta menjaga kesehatan otot. Umumnya beberapa hal bisa menjadi faktor risiko hilangnya massa tulang, seperti mengonsumsi rendah kalsium, kurang latihan fisik, penuaan, mengonsumsi alkohol dan tembakau, memiliki kadar tiroid tinggi, riwayat keluarga osteoporosis, berkulit putih atau menggunakan obat-obatan tertentu.
Baca Selengkapnya - Lompatlah Agar Tulang Kuat

Saturday, September 3, 2011

Selimut Anti Bau Kentut

imgSelimut Anti Bau Kentut - Kebiasaan kentut saat tidur jarang disadari orang, meski baunya kadang bikin mabok karena sirkulasi udara di kamar relatif terbatas. Kini ada selimut yang dirancang anti bau kentut.

Di Amerika ribut-ribut bau kentut rupanya bisa menimbulkan masalah. Nah, untuk membantu menjaga kesehatan dan keharmonisan pasangan, seorang desainer merancang selimut anti bau kentut.

Dikutip dari News.com.au, Jumat (7/5/2010), produk yang diberi nama Better Marriage Blanket ini memang tidak diiklankan di TV. Namun video klipnya mencetak hits di YouTube, setelah lebih dari 1 juta orang menontonnya sejak ditayangkan pada 31 Maret 2010.

Tidak sekedar menghangatkan tubuh, selimut ini diklaim memiliki lapisan yang bisa menyerap molekul kentut. Bahannya terbuat dari tenunan karbon, seperti yang dipakai oleh militer untuk menangkal serangan senjata kimia.

Pencetus ide gila ini adalah seorang dosen teknik asal Denver, Francis Bibbo. Ia memasarkannya secara online dengan harga 49,95 dolar AS untuk ukuran Queen size, dan 59,95 dolar AS untuk King size.

Penyebab Bau Kentut

Dikutip dari Mayo Clinic, umumnya kentut bukanlah sesuatu yang membahayakan meskipun kadang sangat memalukan. Dalam sehari, rata-rata orang kentut sebanyak 12 kali atau lebih.

Gas di saluran pencernaan dipicu oleh fermentasi bakteri di usus besar, terhadap sisa karbohidrat yang tidak dicerna di usus kecil. Dalam jumlah kecil, gas juga berasal dari luar saat makan terlalu cepat mengunyah permen karet.

Beberapa jenis makanan berserat juga dapat memicu produksi gas berlebih di susu besar. Buah, sayuran, kacang polong adalah beberapa di antaranya. Minuman berkarbonasi seperti bir dan soda juga bisa memicu produksi gas.

Untuk mencegah produksi gas berlebih yang disertai bau tidak sedap, beberapa tips di bawah ini bisa diterapkan:

  1. Beberapa kali makan dalam jumlah sedikit lebih bagus untuk mencegah produksi gas berlebih dibandingkan satu kali makan banyak

  2. Makan pelan-pelan, kunyah dengan baik jangan langsung ditelan

  3. Hindari permen karet, permen yang keras, maupun minum dengan sedotan (straw)

  4. Jangan makan dalam keadaan gelisah, jadikan makan sebagai aktivitas yang rekreatif

  5. Sering-sering cek gigi palsu, karena pemasangan yang tidak benar memicu lebih banyak udara masuk ke perut

  6. Hindari merokok

  7. Rajin olah raga, terutama bersepeda. Penelitian membuktikan, aktivitas tersebut bisa membantu mengeluarkan gas pada beberapa kondisi misalnya irritable bowel syndrome (sindrom iritasi usus).

Baca Selengkapnya - Selimut Anti Bau Kentut

Friday, September 2, 2011

Belajar Sambil Tidur Meningkatkan Daya Ingat

TidurSiswa yang malas mungkin sekarang punya banyak alasan untuk dapat tidur lama. Studi terbaru menemukan mendengarkan suara-suara tertentu seperti bahan kuliah saat tidur dapat meningkatkan daya ingat.

Bahkan, untuk memanfaatkan hasil temuan ini, sekarang telah diproduksi bantal yang dilengkapi dengan speaker sehingga orang bisa tidur sambil mendengarkan musik atau bahan kuliah.

Hasil studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Science ini, menyimpulkan bahwa memori yang dikonsolidasikan pada saat tidur dapat mempengaruhi daya ingat sehingga orang dapat menghapal lebih kuat.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan di Northwestern University di Chicago ini, meneliti sekelompok siswa untuk melihat 50 objek yang semuanya dipasangkan dengan lokasi tertentu di layar komputer.

Peneliti kemudian meminta partisipan untuk berbaring. Ketika partisipan tidur, suara-suara yang merupakan setengah dari objek yang digunakan itu diperdengarkan.

Pada saat diuji, siswa-siswa tersebut ternyata lebih mampu menempatkan objek-objek yang mereka dengar selama tidur ketimbang objek-objek yang mereka lihat saat terjaga.

"Siswa dapat belajar sambil beristirahat," ujar Jamie Moryoussef, direktur manager Sound Asleep yang memproduksi bantal speaker baru seharga sekitar 270 ribu rupiah, seperti dilansir dari Telegraph, Jumat (7/5/2010).

Orang pertama yang meningkatkan teori belajar saat tidur adalah Aldous Huxley, seorang penulis yang menyebut teori ini sebagai 'hypnopaedia' dalam novelnya Brave New World.

Teori ini memang jauh dari yang diakui secara universal. Karena para kritikus mengatakan bahwa suara yang diperdengarkan pada malam hari akan mencegah orang tidur nyenyak, padahal tidur nyenyak dapat membantu otak menyimpan informasi lebih efisien.

Sedangkan studi lain menemukan bahwa arus listrik yang melalui otak saat tidur dapat pula meningkatkan daya ingat.

Beberapa psikiater percaya bahwa orang dapat memanipulasi otak mereka dengan proses 'mimpi yang jelas', yang memungkinkan orang tidur untuk mengulang kegiatan dengan manfaat yang tidak berubah pada saat mereka bangun.
Baca Selengkapnya - Belajar Sambil Tidur Meningkatkan Daya Ingat

Thursday, September 1, 2011

Brokoli Cegah dan Obati Kanker Payudara

BrokoliBerbagai cara ditempuh untuk dapat mencegah dan mengobati salah satu penyakit yang paling ditakuti wanita yaitu kanker payudara. Anda mungkin bisa menambahkan brokoli sebagai menu harian, karena brokoli efektif cegah dan obati kanker.

Sebuah penelitian menemukan bahwa sayur hijau ini bisa menjadi kunci dalam mencegah dan bahkan mengobati kanker payudara.

Para ilmuwan menemukan senyawa kimia dalam brokoli yang dapat membunuh sel-sel bahan bakar pertumbuhan tumor. Brokoli mengandung banyak sulforaphane yang dapat membunuh sel kanker dan mencegah penyakit ganas ini berkembang atau menyebar.

"Sulforaphane telah dipelajari sebelumnya, namun penelitian ini menunjukkan bahwa sulforaphane bermanfaat dalam menghambat sel induk kanker," ujar Professor Duxin Sun, penulis studi dari Universitas Michigan Comprehensive Cancer Centre, seperti dilansir dari Dailymail, Jumat (7/5/2010).

Menurut Prof Sun, ini merupakan pengetahuan baru yang menunjukkan potensi sulforaphane atau ekstrak brokoli untuk mencegah dan mengobati kanker dengan menargetkan sel-sel induk kanker kritis.

Sebuah laporan mengenai temuan ini diterbitkan dalam jurnal Cancer Clinical Research. Para ahli percaya bahwa menghilangkan sel induk kanker sangat penting untuk dapat mengendalikan pertumbuhan tumor ganas ini.

Para peneliti awalnya menguji senyawa kimia ini pada tikus, kemudian diuji dengan kultur sel kompleks kanker payudara pada manusia di laboratorium. Mereka menemukan hasil yang sama.

Hasilnya menunjukkan penurunan populasi sel induk kanker setelah perlakuan dengan sulforaphane, dengan efek kecil pada sel-sel normal. Selain itu, sel kanker yang diperlakukan dengan bahan kimia itu tidak dapat menghasilkan tumor baru.

Karena pekerjaan mereka belum diuji pada pasien, mereka menyarankan orang-orang menambahkan suplemen sulforaphane pada menu harian mereka, untuk mengantisipasi mencegah atau mengobati kanker.

Rasa pahit yang khas dari brokoli, membuatnya banyak tidak disukai orang, termasuk mantan presiden Amerika Serikat George W. Bush. Tapi efek kesehatannya secara luas telah diakui, yang menunjukkan bahwa zat kimia dalam sayuran ini meningkatkan perbaikan DNA dalam sel.

Bukti lain menunjukkan bahwa brokoli dapat menjaga arteri tetap sehat dan dapat membalikkan kerusakan yang disebabkan oleh diabetes pada pembuluh darah jantung.

Hal ini karena brokoli tinggi kandungan vitamin C dan serat, dan satu tangkai saja dapat menyediakan hampir dua kali lipat asupan vitamin K harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa.
Baca Selengkapnya - Brokoli Cegah dan Obati Kanker Payudara