Showing posts with label living healthy. Show all posts
Showing posts with label living healthy. Show all posts

Thursday, September 27, 2012

Cara Ampuh Mengatasi Jerawat



Masalah paling sering terjadi pada kulit berminyak adalah jerawat, meskipun tidak tertutup kemungkinan timbuk pada jenis kulit lain. Pada dasarnya jerawat disebabkan oleh tumpukan kotoran dan sel kulit mati yang mengakibatkan folikel dan pertumbuhan sebelum terhambat. Produksi minyak pada kulit biasanya disalurkan melalui folikel rambut. Kotoran atau sel kulit mati yang tidak dibersihkan akan menyumbat saluran ini hingga minyak yang keluar akan tertumpuk dan menjadi komedo. Jika terkena bakteri acne, komedo dapat menjadi jerawat.



Gejala Timbulnya Jerawat

  • Peningkatan produksi sebum
  • Munculnya kondisi abnormal karena bakteri atau jamur (kadang terasa sedikit sakit)
  • Terjadi penebalan jaringan (kadang menjadi benjolan kecil)
  • Peningkatan hormon estrogen


Tahap Terjadinya Jerawat

  • Penumpukan sel kulit mati
  • Tumpukan sel kulit mati terkena bakteri acne
  • Mulai muncul jerawat
  • Jerawat mulai membesear dan berwarna kemerahan (disebut popules)
  • Bila muncul nanah (pus), jerawat disebut pastules
  • Bila mengandung nanah, lemak dan cairan-cairan lainnya, berarti jerawat sudah pada kondisi terparah (cyst)
  • Bila cyst tidak terawat, akan muncul bopeng (scar) karena rusaknya jaringan kolagen sampai lapisan dermis. Bopeng tidak dapat diperbaiki secara maksimal. Yang mungkin dapat dilakukan hanyalah mempertebal lapisan kulit sedikit demi sedikit dengan produk yang mengandung asam glikolat (asam buah dari tanaman tebu)


Upaya Pencegahan Jerawat

Menjaga kebersihan kulit dengan produk pembersih kulit yang baik dan memiliki pH seimbang. Lakukan peeling (pengelupasan kulit ari) bila perlu.
Pilih kosmetika yang bersifat non0comedonic, non-acnegenic, atau oil-free. Biasanya tulisan semacam ini tercantum dalam kemasannya.
Mengatur pola makan dengan menghindari makanan berlemak. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi bawang putih utuh maupun dalam bentuk suplemen misalnya (garlic soft capsule). Bawang putih mengandung antibakteri ang dapat membunuh bakteri acne.

Jika anda saat ini sedang menderita jerawat dan ingin mengobatinya secara alami, maka salah satu cara yang paling aman dan ampuh adalah dengan masker lidah buaya.

Cara menghilangkan jerawat dengan lidah buaya cukup mudah, anda bisa melakukan beberapa langkah berikut :

  1. Ambil daun lidah buaya, bersihkan bagian luarnya dengan air bersih kemudian ambil gel yang ada di dalamnya dengan cara disendoki atau kulitnya dikupas dengan pisau.
  2. Aplikasikan gel tersebut pada wajah anda hingga menyerupai masker
  3. Diamkan sampai mengering (sekitar 15 menit)
  4. Jika sudah mengering bilaslah dengan air bersih
  5. Keringkan dengan handuk lembut yang bersih dengan cara ditepuk-tepuk (handuknya jangan digosokkan ke wajah nanti bisa iritasi)
  6. Terapkan aplikasi tersebut tiap malam menjelang tidur setidaknya 1 minggu sebanyak 3 kali. Jangan terlalu sering karena kalau berlebihan juga kurang baik.


Baca Selengkapnya - Cara Ampuh Mengatasi Jerawat

Friday, February 11, 2011

Cara Menghindari Bakteri Sakazaki

Bakteri Sakazaki memang sedang populer di negara kita Indonesia. Banyak media elektronik maupun media cetak yang membahas tentang bakteri Sakazaki. Bakteri Sakazaki merupakan bakteri gram negatif anaerob fakultatif, berbentuk koliform (kokoid), dan tidak membentuk spora. Bakteri ini termasuk dalam famili Enterobacteriaceae.

Bakteri Sakazaki sendiri banyak di temukan pada susu bayi. Oleh karena itu para orang tua yang memiliki bayi diharapkan berhati-hati dalam memilih susu untuk si buah hati. Bakteri ini bisa mengakibatkan infeksi selaput otak, bakteri ini juga dapat menyebabkan infeksi saluran kencing, kerusakan saluran pencernaan, dan juga hidrocaephalus atau pembesaran kepala.

Gejala yang nampak bila si buah hati terkena bakteri Sakazaki:
  • Perut mulai diare.
  • Kembung.
  • Muntah.
  • Memam tinggi.
  • Bayi tampak kuning.
  • Bayi mendadak biru.
  • Kesadaran menurun seperti malas minum dan tidak menangis.
  • Sesak napas.
  • Kejang-kejang.

Bakteri Sakazaki bisa bertahan pada produk kering, tapi mudah mati jika terkena panas pada suhu 70 derajat Celcius selama 15 detik. Bayi yang rentan terinfeksi bakteri ini adalah bayi yang berusia kurang dari dua bulan, bayi prematur, bayi dengan berat lahir rendah, serta bayi dengan imunitas rendah.

Cara menghindari risiko terinfeksi bakteri sakazaki :
  • Untuk membuat susu gunakan air yang bersuhu minimal 70 derajat Celcius.
  • Buang sisa susu setelah dua jam.
  • Berikan ASI eksklusif selama enam bulan dan lanjutkan sampai anak berumur dua tahun
Baca Selengkapnya - Cara Menghindari Bakteri Sakazaki